jump to navigation

New Year, New Life and New Hope Januari 13, 2010

Posted by kang Aziz in Uncategorized.
add a comment

Alhamdulillah..Segala puji bagi Engkau, yang telah mempertemukan mahkluk-Mu dengan keindahan caraMu..

Tahun baru 2010..adalah awal sebuah hidup baru bagiku..harapan baru.  Semoga keberkahan akan selalu menyertai langkah-langkahku bersamanya…

Bidadariku…kuingin kita takhlukkan hamparan samudra..dengan bahtera yang kita miliki…

Makalah oh Makalah April 24, 2009

Posted by kang Aziz in Uncategorized.
add a comment

Makalahku kog gak jadi-jadi ya…

Maret 27, 2009

Posted by kang Aziz in Uncategorized.
2 comments

adikqnandaq

universitas bengkulu Februari 5, 2009

Posted by kang Aziz in Uncategorized.
5 comments

rektorat-unib1

Ini dia rektorat Universitas Bengkulu, tempatku kuliah dulu..Orang banyak gak tahu, kalau Universitas Bengkulu singkatanya Unib, banyak yang nyangka Ubeng…Bisa dimaklumi, karena banyak orang yang belum tahu Bengkulu itu dimana (berapa ya nila Geografinya waktu sekolah dulu :) ). Tapi aku nyakin, kedepan Unib bisa bersaing dengan kampus-kampus lain, sekarang unib sudah memiliki 7 Fakultas.. Fakultas tersebut yaitu, Hukum, Ekonomi, Pertanian, MIPA, FISIP, Teknik dan FKIP. Sebentar lagi (insya Allah tahun 2009) Fakultas Kedokteran sudah bisa buka, sekarang masih tahp persiapan, baik kurikulum, sarana juga dosen-dosennya. Rencananya Unib akan berafiliasi dengan Universitas Indonesia (UI).

Unib sekarang juga sudah memiliki 10 orang profesor, kampus yang berdiri tahun 1982 ini, bercita-cita dalam waktu 6 tahun kedepan sudah memiliki 50-an profesor/guru besar. Ini sangat realistis, karena sekitar 25% dosennya sudah bergelar doktor, 75% master dan sisanya sarjana.

Semoga saja pendidikan di Indonesia makin baik.

meretas harapan Februari 4, 2009

Posted by kang Aziz in Uncategorized.
add a comment

kilat1

Ada beberapa hal  yang ingin kugapai tahun ini.

Semoga Allah memberikanku kekuatan.

Agama:

·  Ibadah harian mengalami peningkatan dari sisi kualitas dan kuantitas

   serta konsisten dalam menjalankannya.

·  Membiasakan shalat tepat waktu.

·  Membiasakan shalat rawatib.

·  Membiasakan shalat tahajud dan shalat dhuha.

·  Tilawah rutin setelah shalat magrib dan shalat shubuh.

·  Menambah hafalan ayat-ayat pendek…!

·  Memahami Al-Qur’an terutama

   tentang pernikahan (QS. An-Nuur dan An-Nisa).

·  Menikah. Menyempurnakan setengah agama.

   (tapi yang setengahnya harus sempurna dulu donk….!) Oktober 2009.

·  Memperbaiki diri dalam menyelesaikan masalah yang datang

   dan belajar mengambil keputusan yang cepat dan tepat.

 

Karir:

·  Mulai belajar TOEFL dan menambah vocabulary.

·  Listening, reading, speaking and writing in English.

·  Belajar memahami peraturan-peraturan BI (PBI , SE Eks, SE Int.)

·  Lebih tanggap terhadap masalah ekonomi dan perbankan

   (baca berita, koran, internet)

 

Keuangan:

·  Menabung untuk persiapan nikah.

·  Ikut tabungan rencana mandiri syariah.

·  Buka tabungan bank syariah mandiri (biar lebih menjauhi riba).

 

Lain-lain:

·  Aktif di internet: up date blog, friendster, facebook, e-mail

· beli modem

      Semua bisa tercapai, asalkan sabar, keja keras dan istiqomah, amin…

Bidadariku Februari 4, 2009

Posted by kang Aziz in Uncategorized.
1 comment so far

bidadari

 

Kubiarkan hening malam kali ini menemaniku, membalut kerinduanku padamu. Waktu telah cukup larut, jam dinding tersenyum padaku, melambaikan jarumnya yang bersujud pada angka 01.09. Sudah dini hari, tapi mataku ini sulit untuk kupejamkan. Ada bayangan dirimu menemaniku disisni, dihening kesendirian, seolah engkau hadir, tersenyum kepadaku. Engkau yang sekarang dalam perjalanan ke Jogja, sedang aku berdiam diri disepinya kamarku, dikota Jakarta. rencana ke Bandung aku batalkan, seolah aku tak lagi selera pergi jalan-jalan tanpamu. Kusadari pertemuan kali ini, pertemuan dengan dirimu, adalah pertemuan yang belum saatnya bagi kita. Ada waktu lain yang kita nantikan bersama. Dan kita petik keindahan, keindahan yang saat ini sedang kita nantikan. Keindahan yang kita tunda menikmatinya. Kebersamaan itu indah, walau terkadang kita lupa, belum saatnya bagi kita menyatukan harap kita. Ada waktu yang lain.

 

Kuyakinkan hati ini, engkaulah yang kupilih. Terpilih lewat guratan panjang. Walau terkadang terasa lelah aku menggapaimu. Tapi kuyakin, setelah kesulitan akan datang suatu kemudahan. Kubiarkan engkau menjadi sosok bidadari dalam imajinasiku. Biarkan engkau terbang melayang di hamparan hatiku. Kutak ingin sayapmu menyentuh jiwaku. Belum saatnya, biarkan aku memuja keindahanmu. Dari setiap helai nafasmu. Lirih kudengar memanggil-manggilku. Kutahu ada sebentuk perasaan yang sama. Yang kita rasakan begitu indah. Walau terkadang membuat kita lumpuh tak berdaya.

 

Kubiarkan suara melodi lagu-lagu. Dari lirik yang indah. Mendayu-dayu menyelimuti senyap ini. Mengingatkan aku tentang dirimu. Telah lama kumenunggumu, berharap ada seberkas kasih yang akan engkau berikan kepadaku. Aku yakin ada. Walau kutahu belum saatnya. Dan terkadang rasa kesabaran dalam hati ini telah membuncah. Ingin segera bersamamu. Berbagi tawa, cerita, suka dan duka. Kuingin menghapus tetesan air mata yang meretas mengelayut diwajahmu, dipipimu. Kutak ingin mata indahmu akan menjadi sayu. Ingin kuhapus kelukaan dalam jiwamu. Ingin kusaksikan senyuman indahmu engkau berikan kepadaku.

sing of gaza Januari 21, 2009

Posted by kang Aziz in Uncategorized.
add a comment

gaza2

We Will Not Go Down

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Pertengkaran Januari 21, 2009

Posted by kang Aziz in Uncategorized.
add a comment

pertengkaran2Hati ini layaknya serpihan geraabah. Awalnya indah diatas podium mewah. Tempat bersemayam bungan-bunga indah. Lalu jatuh karena berderak retak. Sang penumpu telah enggan menemani lagi.  Serpihan itu berkeping-keping. Hancur menjadi lebih kecil. Tergilas makian pedas menggalir deras.

Tahukah engkau sang kupu-kupu? Engkau telah nikmati indahnya rupaku. Lalu engakau getarkan nadiku. Pecah. Hancur tiada bentuk.

Tahukah engkau, betapa sulit sang tangan lembut membentukku, dari sebongkah tanah liat tiada arti, bercampur gemercik air, dan sebuah imajinasi. Lalu jadilah aku, dengan indahku, warnaku dan pesonakku. Aku tetap indah. Walau hanya terjual sekian ribu rupiah, yang hanya cukup untuk membeli sebungkus nasi. Aku akan tetap menjadi mahakarya tinggi. Yang hanya lahir sekali. Lalu berserakan dipundi-pundi tanah. Kembali ketempatku semula. Datang hanya sekejap. Tapi akan menjadi kenikmatan yang tiada tara. Dimana sepasang bola mata pernah takjub memandangnya.

Tahukah engkau, wahai yang pedih tiada peri? Diujung lidahmu engkau getarkan cacian. Mengelembung meretas hina. Engkau cipratkan kemuka wajahku. Penuh rupa, warna. Kini tiada arti.

Sayap Malaikat Januari 21, 2009

Posted by kang Aziz in Uncategorized.
1 comment so far
angel wing
angel wing

Aku memanggilmu dengan bahasa matahari yang menyinari jagat raya. Seperti titian dijujung jembatan ini. Pembatas kegalauan segala resah. Aku mencarimu melewati lorong-lorong waktu yang tiada bertepi. Melintasi tembok-tembok terjal yang menghadang. Kuikuti kemana air disungai hatiku mengalir, gemercik terasa mengusik kesunyian hening jagat raya.  Mencari ujung muara hatimu. Dimana segala harap akan kutambatkan. Sebelum biduk kecil kita akan melintasi gelombang pasang samudera.

Ada sebelah sayap patahku yang telah lama kukepakan sendiri. Melintasi belantara riuh gemerlapan angkasa. Dengan langit-langit bertabur gemintang, awan berarak berdampingan. Mendung-mendung mencumbu butiran salju. Berhimpit dengan merah kuning cahaya lembayung senja. Berlapis-lapis seindah pelangi. Aku inginkan sebelah dari sayapmu yang serapuh sayapku. Berharap dua sayap kita akan menjadi lebih teguh. Kokok. Dan siap menjelajah lembah-lembah angkasa. Kesudut terujung sekalipun.

Kita gembalakan belibis liar yang bersanding diantara kita. Untuk terbang besama. Menyanyikan riuh penat dahaga. Wahai sang langit, tak perlu engkau hembuskan badaimu, karena kami pun mampu terbang layaknya badai. Melaju tanpa batas. Dan tembok-tembok telah kami runtuhkan, dengan kedua sayap kami. Sayap-sayap malaikat. Yang membentang dari ufuk fajar dibelahan timur jagat raya hingga ke ujung barat lautan terujung. Kami tak akan lagi terdampar seperti dulu lagi. Kami utuh. Satu. Tiada bercerai berai. Lalu siapa yang dapat pisahkan kami? Padahal Sang Pemilik Hati telah satukan kami dengan indahnya.  

Surat untuk Kekasih Januari 13, 2009

Posted by kang Aziz in Uncategorized.
4 comments

surat-utk-kekasih

Malam ini, hujan terasa lambat mengalun, tak seperti biasnya aku duduk sendiri diberanda rumahku. Bilik kecil dengan dimar berkerlip hampir padam tertiup hembusan angin malam. Kusangsikan wajah kekasihku akan turun mengelayut diwajah hariku. Hanya malam hening terdiam. Temaran bernyanyi menyaksikan sang hujan sendiri. Kasihan. Tapi apa lacur, semua merayap pergi. Layaknya air mata yang deras mengalir dipundak-pundak letih hari-harimu.

Teduhnya pohon zaitun di padang sahara, akan selalu dirindukan oleh para gembala domba-domba. Engkaulah pohon zaitunku. Dengan gemerisik daunmu yang bersentukan dengan panas terik hari. Aku merindukanmu, seperti layaknya sang mata air yang mulai mengering, berharap hujan mampu datang sejenak membasahi daun-daun, telaga-telaga. Dan sungai-sungai dalam hatiku kembali mengalir.

Wahai sang malam..katakan pada bintang-bintang dipancaran rembulan yang terang..engkau tidak lagi sendirian. Disini aku manatapmu dengan dua bola mataku yang indah, bulat merona merepih keagunganmu memujimu. Hingga bibir dan seluruh kujur tubuhku terasa beku. Mati. Diam dan tak bergerak lagi.

Diatas perbukitan tangkubanperahu, disana kita jelajahi lembah-lembah ngarai menghijau. Sesedap belerang dimusim hujan, dalam kawah-kawah yang bergelora, meneriakkan kegelisahan hatiku…Disana aku merindukan suatu tempat persemayaman terakhirku, biarkan hujan akan menjadi teman sejatiku. Serta ilalang-ilalang liar penganti mawar, yang akan mengharumkan kuburanku.wahai kekasihku, sentuhlah aku dengan gerimis di altar bahagiamu. Nyayikan kidung-kidung malam dengan sendu, nikmat dan tanpa syarat..

Kekasihku..aku memaggilmu dengan seruan yang nyaris tak terdengar…..

(aa”zie)

menjalin persahabatan November 24, 2008

Posted by kang Aziz in Uncategorized.
3 comments

persahabatan

Persahabatan, melahirkan sebuah harapan. Karena disana akan ada tempat bagi kita untuk berbagi. walau hanya sekedar menanyakan khabar. Berbagi pengalaman, cerita juga yang lainnya. Sayangnya, tidak semua sahabat kita mampu kita sentuh..terkadang mereka ada diujung dunia nan jauh di pelupuk mata. Tapi berkat kecerdasan dan keuletan insan-insan yang mau berfikir dan bekerja keras, terciptalah teknologi yang mampu menembus batasan ruang dan waktu.

Melalui e-mail, friendster, blog, atau media lainnya. Ayo..jalinlah persahabatan denganku.. dunia akan terasa lebih indah dengan berbagi, siapapun engkau disana. Mari kita kepakan sayap persahabatan menembus belantara dunia, hingga keujung kutub utara sekalipun…